Skip to product information
Combivent UDV 10 Vial

Combivent UDV 10 Vial

Rp 330.964

Tersedia di Lokasi Berikut

  • Apotek Nico Sehat Rawamangun
    Kota Jakarta Timur , JK
    In stock

Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki sisa masa berlaku minimal 6 bulan agar Anda dapat menggunakannya dengan tenang

Deskripsi

Combivent UDV (Unit Dose Vial) adalah sediaan cairan inhalasi steril berbentuk boks penuh berisi 10 vial respule plastik produksi PT Boehringer Ingelheim. Setiap vialnya mengombinasikan dua zat bronkodilator dengan mekanisme kerja yang sinergis: Ipratropium bromide (golongan antikolinergik) dan Salbutamol sulfate (golongan beta-2 agonis selektif). Kombinasi ini bekerja melebarkan saluran napas secara cepat sekaligus menekan refleks penyempitan bronkus, menjadikannya sediaan stok mandiri yang andal untuk mengatasi serangan sesak napas akut di rumah.

Indikasi

Penanganan dan pencegahan bronkospasme (penyempitan saluran napas) hebat akibat penyakit penyumbatan saluran pernapasan kronis, meliputi:

  • Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK).

  • Serangan eksaserbasi asma bronkial akut.

  • Bronkitis kronis dan emfisema paru.

Komposisi

Tiap 1 vial plastik respule (2,5 mL) mengandung:

  • Ipratropium bromide 0,52 mg (setara dengan ipratropium anhidrat 0,5 mg).

  • Salbutamol sulfate 3,01 mg (setara dengan Salbutamol base 2,5 mg).

Dosis dan Aturan Pakai

  • Dosis Serangan Akut: 1 vial plastik respule (2,5 mL) dituangkan langsung ke dalam cawan alat nebulizer. Dosis dapat diulang jika serangan tergolong parah di bawah pemantauan medis.

  • Dosis Pemeliharaan Standar: 1 vial plastik respule (2,5 mL), diaplikasikan 3–4 kali sehari menggunakan mesin nebulizer, atau sesuai dengan instruksi dokter berdasarkan kapasitas fungsional paru-paru pasien.

  • Aturan Pakai (EKSKLUSIF INHALASI UAP): Patahkan bagian penutup vial, tuangkan seluruh cairan 2,5 mL ke dalam wadah obat pada mesin nebulizer kompresor (tidak perlu ditambahkan cairan pengencer/saline). Hirup uap aerosol yang dihasilkan melalui masker wajah secara teratur hingga cairan obat habis menguap sepenuhnya. Obat ini murni untuk inhalasi uap, PANTANG diminum atau disuntikkan.

Kontraindikasi

  • Pasien dengan gangguan irama jantung yang sangat cepat (takiaritmia) atau kardiomiopati obstruktif hipertrofik.

  • Penderita glaukoma sudut sempit yang tidak terkontrol.

  • Pasien yang memiliki riwayat hipersensitivitas parah terhadap Salbutamol, Ipratropium, Atropin, atau zat turunan atropin lainnya.

Efek Samping

  • Umum: Tremor halus (gemetar pada jari tangan), jantung berdebar-debar (palpitasi), pusing, sakit kepala, serta batuk refleks atau iritasi lokal berupa tenggorokan terasa kering setelah menghirup uap.

  • Jarang: Mulut terasa kering, pandangan kabur/gangguan akomodasi mata (jika uap obat mengenai mata), serta kesulitan buang air kecil (retensi urin).

Kategori Kehamilan & Menyusui

  • Kategori C: Obat dapat menembus plasenta dan memberikan efek relaksasi rahim transien pada masa menjelang persalinan.

  • Rekomendasi: Penggunaan pada wanita hamil hanya ditujukan sebagai terapi intervensi darurat saat serangan sesak hebat mengancam pasokan oksigen, dan wajib di bawah pengawasan dokter. Gunakan secara hati-hati pada ibu menyusui karena komponen obat dapat merembes ke dalam ASI dalam jumlah kecil.

Perhatian & Catatan Utama

  • Peringatan Vial Sekali Pakai (Single-Dose): Setiap vial plastik bersifat sekali pakai. Pantang menyimpan sisa cairan vial yang telah terbuka untuk digunakan pada penyemprotan uap berikutnya. Buang sisa cairan yang tidak terpakai segera setelah wadah dibuka demi menghindari kontaminasi bakteri.

  • Lindungi Area Mata: Pastikan masker wajah nebulizer terpasang rapat dan pas untuk mencegah uap aerosol mengenai mata, karena kandungan ipratropium berisiko memicu peningkatan tekanan bola mata atau memperparah glaukoma.

  • Simpan boks karton isi 10 vial ini di tempat yang sejuk (di bawah suhu 25°C), terlindung dari kelembapan, terhindar dari paparan cahaya matahari langsung di dalam kantung aluminiumnya, dan jangan dibekukan.

Informasi Produk & Legalitas

  • Golongan Obat: Obat Keras (Logo K Merah dalam lingkaran hitam). Harus dengan resep dokter.

  • Produsen/Principal: PT Boehringer Ingelheim Indonesia (Di bawah lisensi Boehringer Ingelheim International GmbH, Jerman).

  • Nomor Izin Edar (NIE): DKI1152502775A1




You may also like