Clinovir 5% Cream 5 g
Tersedia di Lokasi Berikut
-
Apotek Nico Sehat RawamangunKota Jakarta Timur , JKIn stock
Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki sisa masa berlaku minimal 6 bulan agar Anda dapat menggunakannya dengan tenang
Deskripsi
Clinovir Cream adalah sediaan antivirus topikal (obat luar) produksi PT Pharos Indonesia yang mengandung Acyclovir 5%. Obat ini bekerja secara spesifik di dalam sel kulit yang terinfeksi virus dengan cara menghambat sintesis dan replikasi DNA virus Herpesviridae. Mekanisme ini secara efektif menghentikan penyebaran virus, melokalisir infeksi, serta mempercepat penyembuhan luka lepuh berair pada kulit.
Indikasi
Pengobatan topikal untuk infeksi kulit yang disebabkan oleh virus Herpes Simplex, termasuk:
-
Herpes labialis (luka melepuh dan berair di sekitar bibir dan wajah).
-
Herpes genitalis stadium awal atau kambuhan (recurrent) pada area eksternal.
Komposisi
Tiap 1 gram krim mengandung:
-
Acyclovir 50 mg (5%).
Dosis dan Aturan Pakai
-
Dosis: Oleskan krim sebanyak 5 kali sehari dengan interval sekitar 4 jam sekali (misalnya pada jam 7 pagi, 11 siang, 3 sore, 7 malam, dan 11 malam). Jadwal pengolesan pada malam hari saat tidur dapat dilewati.
-
Durasi Terapi: Penggunaan umumnya dilakukan selama 5 hari berturut-turut. Jika luka belum sembuh total, terapi dapat dilanjutkan hingga maksimal 10 hari.
-
Aturan Pakai: Bersihkan area kulit yang terinfeksi lalu keringkan. Oleskan krim secara tipis dan merata tepat pada area yang mengalami lesi/lepuhan. Disarankan mengoleskannya menggunakan cotton bud (korek kuping) steril atau pastikan tangan telah dicuci bersih dengan sabun sebelum dan sesudah aplikasi untuk mencegah penyebaran infeksi ke area tubuh lain.
Kontraindikasi
-
Pasien yang memiliki riwayat hipersensitivitas atau reaksi alergi terhadap Acyclovir, Valacyclovir, atau komponen lain dalam basis krim ini.
-
Peringatan Area Aplikasi: Obat ini tidak boleh dioleskan pada jaringan mukosa dalam, seperti di dalam rongga mulut, di dalam vagina, atau pada mata, karena dapat memicu iritasi parah.
Efek Samping
-
Lokal: Sensasi terbakar, tersengat, atau perih sesaat setelah krim dioleskan.
-
Lainnya: Kulit terasa agak kering, gatal ringan, atau pengelupasan kulit halus bersisik pada area luka yang sedang mengering.
Kategori Kehamilan & Menyusui
-
Kategori B: Penyerapan sistemik Acyclovir melalui penggunaan topikal (kulit) ke dalam sirkulasi darah sangat minimal dan jauh lebih rendah dibandingkan sediaan tablet oral. Obat ini dinilai aman untuk ibu hamil dan menyusui jika terdapat indikasi medis yang jelas.
-
Catatan Menyusui: Jangan mengoleskan krim ini pada area dada atau sekitar payudara untuk menghindari risiko tertelan atau kontak langsung dengan kulit bayi saat menyusui.
Perhatian & Catatan Utama
-
Gunakan Sedini Mungkin: Pengobatan dengan Clinovir Cream akan memberikan hasil yang maksimal jika dimulai segera setelah gejala pertama muncul (misalnya saat kulit mulai terasa gatal, kesemutan, panas, atau bintik air pertama kali terbentuk).
-
Jangan menggosok lesi secara berlebihan atau sengaja memecahkan bintik air tersebut agar cairan virus di dalamnya tidak menyebar luas dan tidak memicu infeksi sekunder oleh bakteri.
-
Simpan tube krim di tempat yang kering, sejuk (di bawah suhu 25°C), jangan dibekukan, dan pastikan tutup tube tertutup rapat setelah digunakan.
Informasi Produk & Legalitas
-
Golongan Obat: Obat Keras (Logo K Merah dalam lingkaran hitam). Harus dengan resep dokter.
-
Produsen/Principal: PT Pharos Indonesia
-
Nomor Izin Edar (NIE): DKL9321614529A1