Claneksi 6 Kaplet
Tersedia di Lokasi Berikut
-
Apotek Nico Sehat RawamangunKota Jakarta Timur , JKIn stock
Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki sisa masa berlaku minimal 6 bulan agar Anda dapat menggunakannya dengan tenang
Deskripsi
Claneksi adalah antibiotik kombinasi tetap berspektrum luas yang memadukan Amoxicillin 500 mg (antibiotik beta-laktam golongan penisilin) dan Kalium klavulanat 125 mg. Kalium klavulanat berfungsi sebagai inhibitor (penghambat) enzim beta-laktamase, yaitu enzim yang diproduksi oleh bakteri tertentu untuk merusak Amoxicillin. Kombinasi ini membuat Claneksi efektif membasmi bakteri yang telah resisten terhadap antibiotik golongan penisilin tunggal.
Indikasi
Terapi untuk infeksi bakteri yang sensitif terhadap kombinasi Amoxicillin dan Asam Klavulanat, seperti:
-
Infeksi saluran pernapasan atas: Sinusitis akut, otitis media akut (infeksi telinga tengah), tonsilitis, dan faringitis.
-
Infeksi saluran pernapasan bawah: Bronkitis kronis eksaserbasi akut dan pneumonia.
-
Infeksi saluran kemih dan kelamin (urogenital), seperti sistitis atau uretritis.
-
Infeksi kulit dan jaringan lunak (misalnya selulitis atau luka gigitan hewan).
-
Infeksi dental/gigi yang berat (misalnya abses periapikal).
Komposisi
Tiap kaplet selaput mengandung:
-
Amoxicillin trihydrate setara dengan Amoxicillin 500 mg.
-
Kalium klavulanat setara dengan Asam Klavulanat 125 mg.
Dosis dan Aturan Pakai
-
Dosis Dewasa dan Anak dengan berat badan > 40 kg: 1 kaplet (625 mg), diminum 3 kali sehari (setiap 8 jam) untuk infeksi sedang hingga berat, atau sesuai petunjuk dokter.
-
Aturan Pakai: Sebaiknya diminum bersamaan dengan suapan pertama makanan atau segera setelah makan. Aturan ini sangat penting untuk mengoptimalkan penyerapan kalium klavulanat sekaligus meminimalkan risiko efek samping gangguan pencernaan. Antibiotik wajib dihabiskan secara tuntas sesuai durasi yang diresepkan dokter untuk mencegah resistensi bakteri.
Kontraindikasi
-
Riwayat hipersensitivitas parah atau reaksi alergi anafilaksis terhadap Amoxicillin, penisilin, atau antibiotik golongan beta-laktam lainnya (seperti sefalosporin).
-
Riwayat gangguan fungsi hati atau penyakit kuning (jaundice) yang disebabkan oleh penggunaan kombinasi Amoxicillin-Asam Klavulanat sebelumnya.
Efek Samping
-
Umum: Diare (efek samping pencernaan yang cukup sering dipicu oleh asam klavulanat), mual, muntah, dan gangguan pencernaan (dispepsia).
-
Lainnya: Ruam kulit kemerahan, gatal, serta risiko superinfeksi (seperti candidiasis atau jamur pada mulut/vagina) jika digunakan dalam jangka panjang.
Kategori Kehamilan & Menyusui
-
Kategori B: Studi pada sistem reproduksi hewan tidak menunjukkan adanya risiko terhadap janin, dan data pada wanita hamil masih terbatas. Obat ini dinilai cukup aman, namun penggunaannya tetap harus berdasarkan rekomendasi dan resep dokter.
-
Menyusui: Komponen obat dapat merembes ke dalam ASI dalam jumlah kecil. Pantau adanya risiko diare atau ruam popok/jamur pada bayi yang disusui.
Perhatian & Catatan Tambahan
-
Jangan menjeda atau menghentikan jadwal minum antibiotik ini secara sembarangan agar kadar obat dalam darah tetap stabil untuk membasmi koloni bakteri.
-
Jika terjadi diare parah yang cair atau berdarah setelah penggunaan obat, segera hentikan pemakaian dan hubungi dokter (risiko pseudomembranous colitis).
-
Simpan kaplet di tempat yang kering, sejuk (di bawah suhu 25°C), dan terlindung dari kelembapan karena kalium klavulanat sangat sensitif terhadap udara lembap.
Informasi Produk & Legalitas
-
Golongan Obat: Obat Keras (Logo K Merah dalam lingkaran hitam). Harus dengan resep dokter.
-
Produsen/Principal: PT Sanbe Farma - Indonesia
-
Nomor Izin Edar (NIE): DKL9322214509A1