Cendo Posop Minidose 0.6 ml
Tersedia di Lokasi Berikut
-
Apotek Plaza MedikaKota Jakarta Barat , JKIn stock
-
Apotek Nico Sehat RawamangunKota Jakarta Timur , JKIn stock
Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki masa kadaluarsa yang cukup sehingga Anda dapat menggunakannya dengan tenang
Deskripsi Produk:
Cendo Posop Minidose adalah sediaan obat tetes mata steril dosis tunggal (minidose) yang mengandung Fluorometholone 0.1%. Sebagai golongan kortikosteroid sintetik glukokortikoid topikal, obat ini memiliki daya antiinflamasi lokal yang efektif untuk meredakan pembengkakan (edema), infiltrasi sel radang, serta rasa gatal dan perih pada mata. Dikemas dalam format minidose yang bebas bahan pengawet (preservative-free), produk ini memberikan perlindungan anti-radang yang aman bagi penderita dengan profil mata sensitif.
Indikasi Umum:
Pengobatan kondisi inflamasi atau peradangan non-infeksi yang responsif terhadap kortikosteroid pada konjungtiva palpebral dan bulbar, kornea, serta segmen anterior bola mata.
Komposisi:
Setiap ml larutan mengandung: Fluorometholone 1 mg (0.1%).
Dosis & Aturan Pakai:
Dosis Umum: Teteskan 1 - 2 tetes ke dalam mata yang sakit, sebanyak 2 hingga 4 kali sehari. Pada 24 - 48 jam pertama, dosis dapat ditingkatkan oleh dokter hingga 2 tetes setiap jam tergantung keparahan radang.
Aturan Pakai: Putar dan patahkan ujung kepala wadah minidose. Tarik kelopak mata bawah perlhan hingga membentuk kantung, lalu teteskan obat.
Batas Waktu Pakai: Sisa cairan di dalam wadah minidose wajib dibuang setelah 24 jam sejak pertama kali kemasan dibuka, meskipun cairan di dalamnya belum habis.
Perhatian & Peringatan:
HARUS DENGAN RESEP DOKTER.
Durasi Pemakaian: Penggunaan jangka panjang (melebihi 10 hari) harus disertai dengan pemantauan tekanan intraokular secara berkala oleh dokter spesialis mata untuk meminimalkan risiko glaukoma sekunder akibat induksi steroid.
Jangan biarkan ujung lubang penetes wadah menyentuh bola mata atau permukaan benda lain agar cairan tetap steril selama siklus 24 jam masa pakainya.
Kontraindikasi:
Pasien dengan riwayat hipersensitivitas terhadap Fluorometholone atau kortikosteroid lainnya.
Infeksi mata akibat virus (seperti keratitis herpes simpleks akut, vaccinia, varicella), penyakit jamur pada struktur mata, serta infeksi bakteri mata akut yang tidak diobati.
Keamanan Kehamilan & Menyusui:
Kategori C: Studi pada hewan menunjukkan adanya efek samping pada janin, namun data klinis terkontrol pada wanita hamil masih terbatas. Pemakaian pada ibu hamil maupun menyusui harus dibatasi secara ketat dan hanya diberikan apabila manfaat klinisnya dinilai melebihi risiko potensial, serta wajib di bawah pengawasan langsung dokter spesialis mata.
Efek Samping:
Dapat memicu rasa perih menyengat transien (sesaat beberapa detik) setelah diteteskan, penglihatan kabur sesaat, atau produksi air mata berlebih (lakrimasi). Hentikan pemakaian jika muncul reaksi alergi atau iritasi yang menetap.
Golongan Produk:
Obat Keras (Harus dengan Resep Dokter)
Manufaktur/Principal:
PT Cendo Pharmaceutical Industries
Nomor Izin Edar (NIE):
DKL1003813046A1