Cendo Polydex Minidose 0.6 ml
Tersedia di Lokasi Berikut
-
Apotek Plaza MedikaKota Jakarta Barat , JKIn stock
-
Apotek Nico Sehat RawamangunKota Jakarta Timur , JKIn stock
Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki masa kadaluarsa yang cukup sehingga Anda dapat menggunakannya dengan tenang
Deskripsi :
Cendo Polydex Minidose adalah sediaan obat tetes mata steril dosis tunggal (minidose) produksi PT Cendo Pharmaceutical Industries. Mengombinasikan kekuatan antiinflamasi kortikosteroid (Dexamethasone) serta dua komponen antibiotik spektrum luas (Neomycin Sulfate & Polymyxin B Sulfate). Hadir dalam format minidose yang bebas bahan pengawet (preservative-free), produk ini bekerja secara sinergis meredakan pembengkakan hebat sekaligus membasmi bakteri penyebab infeksi dengan meminimalkan risiko iritasi bagi pasien berprofil mata sensitif.
Indikasi Umum :
Mengobati kondisi peradangan pada mata yang disertai dengan infeksi bakteri superfisial atau adanya risiko infeksi bakteri, seperti konjungtivitis (mata merah) akut, blefaritis (radang kelopak mata), atau keratitis (radang kornea).
Komposisi :
Setiap ml larutan mengandung: Dexamethasone 1 mg, Neomycin Sulfate 3.5 mg, Polymyxin B Sulfate 6.000 IU.
Dosis & Aturan Pakai :
Dosis : Teteskan 1 - 2 tetes pada mata yang sakit, sebanyak 4 hingga 6 kali sehari, atau disesuaikan dengan instruksi dan resep dokter spesialis mata.
Aturan Pakai : Putar dan patahkan ujung kepala wadah minidose. Tarik kelopak mata bawah secara perlahan hingga membentuk kantung, lalu teteskan obat.
Batas Waktu Pakai : Sisa cairan di dalam wadah minidose wajib dibuang setelah 24 jam sejak pertama kali kemasan dibuka, meskipun cairan di dalamnya belum habis.
Perhatian & Peringatan:
HARUS DENGAN RESEP DOKTER.
Jangan biarkan ujung lubang penetes wadah bersentuhan langsung dengan bola mata, kelopak mata, atau permukaan benda lain agar cairan tetap terjaga steril selama siklus 24 jam masa pakainya.
Penggunaan jangka panjang memerlukan pemantauan tekanan intraokular (TIO) secara berkala oleh dokter guna menghindari risiko glaukoma sekunder akibat induksi steroid.
Kontraindikasi:
Pasien yang memiliki riwayat hipersensitivitas atau alergi terhadap Dexamethasone, Neomycin, Polymyxin B, atau golongan aminoglikosida lainnya.
Infeksi mata yang disebabkan oleh virus (seperti Herpes Simplex, Vaccinia, Varicella), infeksi jamur pada struktur mata, serta penderita ulkus kornea atau glaukoma.
Keamanan Kehamilan & Menyusui:
Kategori C: Studi pada hewan menunjukkan adanya efek samping pada janin, namun data klinis terkontrol pada wanita hamil masih terbatas. Obat ini hanya boleh digunakan oleh wanita hamil atau menyusui jika manfaat klinisnya dinilai melebihi risiko potensial, dan wajib berdasarkan instruksi tertulis serta pengawasan dari dokter spesialis mata.
Efek Samping:
Dapat memicu rasa perih ringan atau sensasi terbakar sesaat beberapa detik setelah diteteskan, mata merah lokal, atau pandangan kabur transien. Hentikan pemakaian dan hubungi dokter jika muncul reaksi hipersensitivitas parah seperti bengkak atau gatal menetap pada kelopak mata.
Golongan Produk:
Obat Keras (Harus dengan Resep Dokter)
Manufaktur/Principal:
PT Cendo Pharmaceutical Industries
Nomor Izin Edar (NIE):
DKL8503803746A1