Cendo Mycos Eye Ointment 3.5 g
Tersedia di Lokasi Berikut
-
Apotek Plaza MedikaKota Jakarta Barat , JKIn stock
-
Apotek Nico Sehat RawamangunKota Jakarta Timur , JKIn stock
Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki masa kadaluarsa yang cukup sehingga Anda dapat menggunakannya dengan tenang
Deskripsi
Cendo Mycos Eye Ointment (Salep Mata) mengombinasikan antibiotik berspektrum luas Chloramphenicol 1% dengan kortikosteroid antiinflamasi Hydrocortisone Acetate 0.5% dalam basis salep minyak lemak steril 3.5 gram. Bekerja sangat efektif melapis permukaan mata dalam waktu lama harian, melumpuhkan bakteri sekaligus menekan tanda-tanda radang bengkak merah lokal mata.
Indikasi
Pengobatan penyakit peradangan segmen anterior bola mata yang disertai infeksi bakteri sekunder, seperti konjungtivitis kronik, blefaritis meradang, serta pasca-trauma mata non-perforasi yang terinfeksi bakteri.
Komposisi
Tiap gram mengandung: Chloramphenicol 10 mg (1%) dan Hydrocortisone Acetate 5 mg (0.5%).
Dosis dan Aturan Pakai
Dosis: Oleskan salep pada kelopak mata bawah 2 - 3 kali sehari, atau gunakan sekali menjelang tidur malam.
Aturan Pakai: Tarik kelopak mata bawah, oleskan salep tipis horizontal panjang 1 cm langsung dari tube. Tutup mata perlahan.
Kontraindikasi
Infeksi mata akibat virus (keratitis herpes simpleks), infeksi jamur mata, tuberkulosis mata, penderita glaukoma, serta luka robek kornea terbuka.
Efek Samping
Pandangan buram kabur sementara sesaat (normal akibat basis salep pelumas), rasa perih transien, serta risiko kenaikan tekanan bola mata jika diaplikasikan salah jangka panjang.
Kategori Kehamilan & Menyusui
Kategori C: Mengandung steroid dan chloramphenicol; batasi pemakaian dan hanya boleh digunakan atas resep instruksi tertulis dari dokter spesialis mata.
Principal
PT Cendo Pharmaceutical Industries
Nomor Izin Edar (NIE)
DKL7203814731A1
Golongan Obat
Obat Keras (Logo K Merah - Harus dengan Resep Dokter)
Perhatian & Catatan Tambahan
Batasi masa pemakaian (maksimal 7-10 hari). Penggunaan salep mata kombinasi steroid jangka panjang tanpa pengawasan medis berisiko memicu komplikasi katarak atau glaukoma sekunder. Buang tube 30 hari pasca dibuka.