Bactoprim Combi Sirup 50 ml
Tersedia di Lokasi Berikut
-
Apotek Plaza MedikaKota Jakarta Barat , JKIn stock
-
Apotek Nico Sehat RawamangunKota Jakarta Timur , JKIn stock
Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki masa kadaluarsa yang cukup sehingga Anda dapat menggunakannya dengan tenang
Deskripsi Produk: Bactoprim Combi Sirup adalah obat antibiotik kombinasi dosis tetap yang memadukan Sulfamethoxazole dan Trimethoprim (Co-Trimoxazole). Kombinasi ini bekerja secara sinergis menghambat dua tahap berurutan dalam biosintesis asam folat bakteri, memberikan efek antibakteri (bakterisid) yang efektif untuk mengatasi berbagai infeksi bakteri pada anak-anak.
Indikasi Utama: Pengobatan infeksi bakteri yang disebabkan oleh mikroorganisme peka pada anak-anak, seperti:
-
Infeksi saluran pernapasan (termasuk bronkitis dan radang paru/pneumonia).
-
Otitis media akut (infeksi telinga tengah).
-
Infeksi saluran pencernaan (seperti shigellosis atau diare infeksius).
-
Infeksi saluran kemih (ISK).
Komposisi: Setiap 5 ml (1 sendok takar) mengandung:
-
Sulfamethoxazole 200 mg
-
Trimethoprim 40 mg
Dosis & Aturan Pakai:
-
Anak-anak (6–12 tahun): 2 sendok takar (10 ml), diminum 2 kali sehari (tiap 12 jam).
-
Anak-anak (6 bulan–5 tahun): 1 sendok takar (5 ml), diminum 2 kali sehari (tiap 12 jam).
-
Aturan Pakai: Dikonsumsi sesudah makan dengan bantuan air putih yang banyak. Regimen antibiotik wajib diminum secara teratur dan dihabiskan tuntas sesuai durasi resep dokter.
Perhatian & Peringatan:
-
HARUS DENGAN RESEP DOKTER.
-
Anjurkan anak untuk banyak mengonsumsi air putih selama terapi untuk mencegah risiko pembentukan kristal obat pada saluran kemih (kristaluria).
-
Segera hentikan penggunaan dan hubungi dokter jika timbul tanda-tanda ruam kulit, gatal, kemerahan, atau demam pasca-konsumsi obat.
-
Hati-hati penggunaan pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal atau hati ringan hingga sedang, serta penderita defisiensi asam folat.
Kontraindikasi:
-
Bayi berusia kurang dari 2 bulan.
-
Penderita gangguan fungsi hati berat atau kerusakan parenkim hati yang signifikan.
-
Penderita gangguan fungsi ginjal berat di mana kadar obat plasma tidak dapat dipantau.
-
Pasien dengan riwayat anemia megaloblastik akibat defisiensi asam folat.
-
Pasien yang memiliki riwayat hipersensitivitas/alergi terhadap Sulfamethoxazole, Trimethoprim, atau obat golongan sulfonamida lainnya.
Keamanan Kehamilan & Menyusui:
-
Kehamilan (Kategori C / D): Sediaan ini ditujukan untuk pasien anak. Namun secara umum, penggunaan Co-Trimoxazole dikontraindikasikan pada kehamilan trimester ketiga karena senyawa sulfa berisiko menggeser ikatan bilirubin janin yang dapat memicu komplikasi kernikterus (kerusakan otak akibat penyakit kuning).
-
Menyusui: Komponen obat terekskresi ke dalam ASI, hindari penggunaan pada ibu menyusui dengan bayi usia di bawah 2 bulan.
Efek Samping: Dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti mual, muntah, diare ringan, sakit kepala, serta timbulnya ruam kulit atau gatal-gatal. Pada kasus yang sangat jarang, berisiko menimbulkan reaksi alergi berat seperti Sindrom Stevens-Johnson.
Golongan Produk: Obat Keras (Logo K Merah - Harus dengan Resep Dokter)
Manufaktur/Principal: PT Combiphar
Nomor Izin Edar (NIE): DKL8304116833A1