Skip to product information
Bactoderm 2% Cream 10 g

Bactoderm 2% Cream 10 g

Rp 91.227

Tersedia di Lokasi Berikut

  • Apotek Plaza Medika
    Kota Jakarta Barat , JK
    In stock
  • Apotek Nico Sehat Rawamangun
    Kota Jakarta Timur , JK
    In stock

Kami memastikan setiap produk yang dikirim memiliki masa kadaluarsa yang cukup sehingga Anda dapat menggunakannya dengan tenang

Deskripsi Produk: Bactoderm Cream adalah antibiotik topikal yang mengandung Mupirocin 2%. Obat ini bekerja dengan cara menghambat secara spesifik enzim isoleucyl transfer-RNA synthetase bakteri, sehingga secara efektif menghentikan sintesis protein dan pertumbuhan bakteri penyebab infeksi kulit. Sediaan berbasis krim ini nyaman digunakan pada area luka terbuka yang basah karena cepat meresap dan tidak lengket.

Indikasi Utama: Pengobatan topikal infeksi kulit primer dan sekunder yang disebabkan oleh bakteri peka (seperti Staphylococcus aureus dan Streptococcus pyogenes), antara lain:

  • Impetigo (luka bernanah/korengan).

  • Folikulitis (peradangan pada folikel rambut).

  • Eksim yang mengalami infeksi sekunder.

  • Luka robek kecil, luka bakar ringan, atau luka gores yang terinfeksi bakteri.

Komposisi: Setiap gram krim mengandung: Mupirocin 2% (20 mg/g).

Dosis & Aturan Pakai:

  • Dosis: Oleskan pada area kulit yang terinfeksi sebanyak 3 kali sehari. Durasi pengobatan umumnya berkisar antara 1 hingga 2 minggu.

  • Aturan Pakai: Bersihkan dan keringkan area luka terlebih dahulu. Oleskan krim secukupnya secara tipis dan merata pada area yang bermasalah. Area luka dapat ditutup atau dibalut dengan kain kasa steril jika diperlukan.

Perhatian & Peringatan:

  • HARUS DENGAN RESEP DOKTER.

  • HANYA UNTUK PEMAKAIAN LUAR (TOPIKAL KULIT).

  • Hindari kontak dengan mata, bagian dalam hidung, serta area mukosa lainnya. Jika tidak sengaja terkena, segera bilas dengan air bersih.

  • Jika tidak terjadi perbaikan kondisi luka setelah 3–5 hari pemakaian, segera konsultasikan kembali dengan dokter.

Kontraindikasi:

  • Pasien atau individu yang memiliki riwayat hipersensitivitas atau alergi terhadap Mupirocin atau komponen tambahan dalam basis krim ini.

Keamanan Kehamilan & Menyusui:

  • Kehamilan (Kategori B): Penyerapan topikal Mupirocin melalui kulit ke dalam aliran darah sistemik sangat minimal, sehingga tergolong aman digunakan oleh wanita hamil di bawah pengawasan medis.

  • Menyusui: Aman digunakan, namun dilarang keras mengoleskan krim ini pada area dada atau payudara guna mencegah sisa residu obat tertelan oleh bayi yang disusui.

Efek Samping: Dapat menyebabkan sensasi terbakar lokal, rasa menyengat ringan, gatal, kemerahan (eritema), atau sensasi kulit agak kering sementara pada area yang diolesi.

Golongan Produk: Obat Keras (Logo K Merah - Harus dengan Resep Dokter)

Manufaktur/Principal: PT Ikapharmindo Putramas

Nomor Izin Edar (NIE): DKL0009315529A1




You may also like